Nak, Semoga Kelak Hidupmu Lebih Baik karena Membaca

Oplus_131072

Orang tua berharap anaknya hidup lebih baik, lebih tinggi derajatnya dari orang tuanya. Lebih berilmu, lebih sukses, dan lebih baik sehingga mampu mengangkat derajat keluarganya. Itu doa yang tulus dari orang tua, di mana pun.

 

Tapi ada pesan penting setelahnya: jangan biarkan keberhasilan mengubah caramu berbicara dan memperlakukan orang lain. Jaga lidahmu, jaga lisanmu.  Sebab “lidah menjadi tajam” bila dipakai untuk ucapan yang merendahkan, sindiran yang menyakitkan, merasa paling benar, atau berbicara seolah lebih tinggi dari orang lain, termasuk orang tuanya sendiri.

 

Silakan Nak, naiklah setinggi apa pun asal jangan sampai kehilangan adab. Derajat yang tinggi tanpa akhlak hanya akan melukai. Sebaliknya, orang yang ilmunya tinggi tapi lisannya lembut, justru semakin mulia.

 

Begitulah harapan dan doa yang dipanjatkan orang tua anak-anak pembaca aktif di TBM Lentera Pustaka. Orang tua yang selalu mengantar anaknya untuk membaca dan belajar calistung di taman bacaan. Sebab perjuangan orang tua untuk anaknya tidak akan pernah sia-sia. Selalu ada dampak baik untuk anaknya. Maka hingga kini, para orang tua di TBM Lentera Pustaka selalu komitmen untuk mengantar anaknya ke TBM. Nak, semoga hidupmu kelak lebih baik karena membaca.

Oplus_131072

Pesannya, baca buku bukan untuk pintar tapi lebih berakhlak. Sukses bukan untuk menyombongkan diri, pintar bukan untuk menghakimi, berada di atas bukan untuk merendahkan yang di bawah. Nasihat ini bukan menahan anak untuk maju, tapi menjaga hatinya agar tetap eling dan manusiawi ketika sampai di puncak.

 

Nak, semoga kelak hidupmu lebih baik dari kami. Jika suatu hari derajatmu lebih tinggi, jangan biarkan itu membuat lidahmu menjadi tajam. Ingatlah, ketinggian hidup tidak pernah lebih mulia dari tutur kata yang santun. Salam literasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *