Jangan Terlalu Percaya Logika

Mungkin kitab oleh sepakat, tidak ada seorang pun yang hidup tanpa masalah. Masalah pasti dan selalu ada. Mulai dari keuangan yang selalu tidak cukup. Kemiskinan dan ketidak-mampuan ekonomi sering jadi masalah. Masalah hukum atau masalah keluarga, tentu bisa melanda siapapun. Bahkan untuk sebagian orang, penampilan dan wajah pun seringa dianggap masalah. Makanya produk seperti skincar laku dan dianggap sebagai solusi. Belum lagi masalah dalam percintaan dengan segala dinamikanya. Terkadang, masalah selalu ada saja.

 

Ternyata, tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan logika atau pemikiran. Peraya atau tidak, adakalanya masalah justru dapat selesai dengan kesabaran dan ketenangan. Masalah yang selesai dengan sendiri seiring waktu berjalan. Bahkan faktanya, banyak masalah yang selesai dengan sujud yang lebih lama. Masalah yang tanpa dikeluhkan, tanpa diceritakan ke orang lain justru selesai dengan sendirinya. “Dan mohonlah pertolongan kepada Allah dengan sabar dan sholat. Dan sholat itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,”

 

Masalah, seperti banyak hal lain dalam hidup terjadang tidak harus dimengerti. Biarkan semuanya berjalan sesuai dengan kehendak-Nya. Karena apapun dan sebab apapun sudah sesuai dengan ketentuan-Nya. Maka setiap masalah cukup dijalani dan ndiikmati saja prosesnya dengan sabar. Tenang, karena jalan keluar dari Allah pasti datang. Suatu kali, Said Bin Abdul Aziz Rahimahullah berkata: “Apabila engkau menghadapi suatu masalah yang engkau tak sanggup untuk mengubahnya, Maka bersabarlah. Tunggulah jalan keluar dari Allah.”

 

Terbukti, tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan logika. Tidak semua hal harus dipikirkan dengan akal. Karena logika pun ada batasnya. Logika yang terbatas sebagai alat untuk mempertimbangkan. Tentang apa yang ada dan apa yang terjadi dalam kehidupan sehingga bisa memilih cara yang paling pas. Tapi logika, tentu bisa salah bisa benar. Bisa tepat bisa tidak tepat. Karenanya, tidak semua masalah dapat diselesaikan dengan logika.

 

Maka apapun, teruslah perbaiki niat dan baguskan ikhtiar. Selebihnya serahkan kepada-Nya. Karena di antara ibadah yang paling mulia adalah menunggu jalan keluar dari Allah. Tetpa bersabar dalam segala keadaan tanpa dikeluhkan. Tentu, dengan hati yang senantiasa berbaik sangka kepada-Nya. Ketahuilah, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.” [Ath-Thalaq: 2]. Salam literasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *