Dana Pensiun Bukan Urusan Gimana Nanti Tapi Nanti Gimana?

Dana pensiun sering disalah-pahami. Seolah-olah cuma urusan orang yang umurnya sudah tua, seolah-olah belum butuh sekarang. Makanya, banyak yang bilang “pensiunnya masih lama”. Terus menolak punya dana pensiun karena merasa masih muda. Kira-kira begitu.

 

Padahal tidak begitu. Masa pensiun juga bagian dari siklus kehidupan yang akan dialami setiap manusia. Ada masa tumbuh kembang, ada masa pendidikan tuntas, ada masa bekerja, dan ada pula masa berhenti bekerja alias pensiun. Jadi, pensiun tentang fase kehidupan yang akan terjadi dan harus tetap berjalan. Masa pensiun, cepat atau lambat akan datang dan tidak dapat dihindari.

 

Masa pensiun, adalah tentang kesinambungan penghasilan di saat tidak bekerja lagi. Tentang standar hidup di hari tua yang tetap dijaga. Tentang biaya kesehatan yang bisa diatasi bila terjadi sakit di hari tua. Tentang ana yang bisa sekolah tanpa harus berhenti di tengah jalan. Tentang utang yang tetap terbayar bila masih harus mencicil. Dan tentang anak-anak dan keluarga yang tidak harus menanggung biaya hidup kita di masa pensiun.

 

Tanggung jawab yang baik adalah mempersiapkan diri pada setiap fase kehidupan. Seperti anak yang mau kuliah di perguruan tinggi negeri yang bagus pun harus mempersiapkan diri. Begitu pula cinta yang tulus pun tidak sibuk berharap akan hal-hal buruk tidak datang. Sebab cinta yang tulus hanya bisa Bersiap. Bila hal buruk datang, orang-orang yang kita cintai tetap bisa baik-baik saja. Bila masa pensiun tiba, kita tidak bergantung secara finansial kepada anak atau keluarga. Semuanya akan baik-baik saja, sekalipun kita sudah tidak lagi bekerja dan tidak punya gaji lagi.

Hidup tidak akan berhenti hanya karena kita pensiun. Biaya hidup tidak akan stop hanya karena kita tua. Dan anak tidak akan berhenti sekolah hanya karena kita tidak punya gaji lagi setiap bulan. Kebutuhan harian tetap ada, Listrik dan internet harus tetap bayar. Tagihan tetap datang. Rekreasi harus tetap jalan. Hidup di hari tua tetap dapat dinikmati. Bahkan standar hidup harus tetap terjaga. Karenanya di masa pensiun, tanggung jawab kita tetap ada.

Dana pensiun bukan soal urusan gimana nanti, tapi nanti gimana. Dana pensiun bukan soal masih lama atau umur belum tua. Tapi dana pensiun soal keberanian untuk bertanggung jawab akan hari tua. Soal antisipasi jika kita berhenti bekerja, soal Bersiap untuk masa pensiun. Bahkan di saat kita sudah tidak ada pun, tanggung jawab pada keluarga masih tetap berlanjut dan kebutuhan hidupnya tetap tersedia.

Bisa jadi, dana pensiun adalah bentuk cinta yang paling dewasa. Bentuk tanggung jawab yang paling didambakan anak-anak dan keluarga. Sebab saat punya gaji, kita masih mampu. Tapi di saat tidak punya gaji lagi dan tidak bekerja, apakah kita siap membiayai anak dan keluarga? Itulah pentingnya dana pensiun bagi pekerja. Selain untuk memastikan kepastian dana di hari tua, dana pensiun juga menjamin keberlanjutan penghasilan di saat kita tidak bekerja lagi.

 

Jadi yang paling pas, dana pensiun adalah untuk menghilangkan kemungkinan penderitaan di hari tua, demi memastikan hidup orang-orang tercinta terus berjalan. Agar tidak merana di masa pensiun, tidak gagal mempertahankan gaya hidup seperti saat masih bekerja. Maka, siapkanlah dana pensiun dari sekarang. Agar hari tua kita tetap nyaman dan sejahtera.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *