Rooftop Taman Bacaan Lentera Pustaka, Sebuah Cita-cita Literasi

Rooftop Taman Bacaan

Siapa bilang taman bacaan tidak boleh punya mimpi?

Itulah yan terjadi pada TBM Lentera Pustaka di kaki Gunung Salak Bogor. Sebagai upaya perluasan area membaca anak-anak, TBM Lentera Pustaka berniat untuk membangun “Rooftop Baca” di bagian atas taman bacana yang sudah ada sekarang. Bila rooftop bac aitu terwujud, maka sekitar 168 anak-anak pembaca aktif di TBM Lentera Pustaka bisa membaca sambil menikmati pemandangan indah Gunung Salak secara penuh. Karena memang tempatnya di kaki gunung. Rooftop taman bacaan, sebuah ikhtiar untuk membuat anak-anak makin betah nongkrong sambil baca buku. Begitu pula, tamu-tamu taman bacan pun bisa bersantai ria menyaksikan anak-anak yang membaca sambil menikmati “kopi lentera”, kopi-nya taman bacaan.

 

Memang hari ini, Rooftop Baca di TBM Lentera Pustaka masih sebatas cita-cita. Seperti manusia pun memiliki cita-cita dalam hidupnya. Maka taman bacaan pun punya cita-cita. Karena di taman bacaan, cita-cita itu ibarat “nyawa”. Agar bisa tercapai, taman bacaan pun rela sekuat tenaga berjuang untuk mewujudkannya.

 

Cita-cita, tentu bukan mimpi. Karena cita-cita biasanya realistis dan aset dasarnya sudah ada. Tinggal dioptimalkan, tentu harus berkolaborasi dengan orang-orang baik yang peduli. Maka taman bacaan di mana pun, jangan takut punya cita-cita. Bila perlu sebesar-besarnya. Karena di balik cita-cita, ada energi dan semangat untuk merealisasikannya.

 

Siapa bilang taman bacaan tidak boleh punya rooftop?

Seperti di kafe-kafe, taman bacaan pun bisa jadi tempat nongkrong sambil membaca buku. Bahkan bisa lebih asyik dan mengesankan. Karena selain sebagai area baca, rooftop juga bisa multifungsi. Untuk ngopi, santai atau ngobrol tentang literasi. Rooftop di taman bacaan, tentu bisa lebih menarik dan tidak kala hoke dong.

Setelah memiliki “Kebun Baca Lentera” di atas tanah 310m, TBM Lentera Pustaka akan berjuang keras untuk bisa mewujdukan “Rooftop Baca”. Demi tegaknya tradisi giat membaca dan budaya literasi masyarakat kampung di Desa Sukaluyu Kabupaten Bogor. Apalagi saat ini, TBM Lentera Pustaka sudah memiliki 10 (sepuluh) program yang dijalankan, seperti:

  1. TABA (TAman BAcaan), aktivitas kegiatan membaca seminggu 3 kali dengan jumlah pembaca aktif 168 anak usia sekolah dari 3 desa (Sukaluyu, Tamansari, Sukajaya).
  2. GEBERBURA (GErakan BERantas BUta aksaRA), aktivitas berantas buta huruf seminggu 2 kali yang diikuti 9 warga belajar buta huruf dari kalangan ibu-ibu.
  3. KEPRA (Kelas PRAsekolah), kegiatan belajar calistung (membaca-menulis-berhitung) anak usia balita/PAUD seminggu 2 kali yang diikuti 25 anak.
  4. YABI (YAtim BInaan), kegiatan sosial menyantuni 16 anak yatim binaan sebulan sekali mengaji untuk memastikan mereka tetap sekolah, diberikan santunan bulanan dan beasiswa.
  5. JOMBI (JOMpo BInaan), kegiatan sosial menyantuni 8 jompo atau lansia sebulan sekali yang ada di sekitar TBM Lentera Pustaka.
  6. DONBUK (DONasi BUKu), kegiatan administrasi menerima dan menyalurkan donasi buku dari orang-orang baik yang peduli taman bacaan. Koleksi buku TBM Lentera Pustaka saat ini mencapai lebih dari 6.000 buku dan setiap minggu selalu ada donasi buku.
  7. RABU (RAjin MenaBUng), kegatan menabung “celengan kaleng” anak-anak pembaca aktif setiap hari Minggu saat datang membaca sebagai bagian dari literasi finansial.
  8. KOPERASI LENTERA, kegiatan koperasi simpan pinjam seminggu sekali transaksi yang diikuti 25 ibu-ibu sebagai upaya untuk mengatasi rentenir dan menjauhkan warga dari beban utang berbunga tinggi.
  9. LITDIG (LITerasi DIGital), kegiatan belajar komputer dan internet sehat seminggu sekali untuk anak-anak pembaca aktif.
  10. TBM Ramah Difabel, aktivitas yang menerima dan memperlakukan 3 anak difabel (ABK, hidrosefalus, tuna wicara) untuk bersosialisasi dan interaksi dengan teman sebaya, di samping mendapatkan pengajaran yang interaktif.

 

Bahkan ke depan, TBM Lentera Pustaka masih memiliki program yang sudah digagas yaitu 1) Kampung Literasi Sukaluyu sebagai realisasi kawasan giat membaca dan budaya literasi berbasis inklusi sosial, 2) mendirikan PAUD Lentera Pustaka pada tahun 2022, dan 3) program Rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Lentera Pustaka tahun 2022.

 

Maka bismillah, semoga saja “Rooftop Baca” TBM Lentera Pustaka bisa segera terealisasi. Semoga Allah SWT ridho dan insya Allah dimudahkan untuk memangun “Rooftop Baca”. Menarik kan, bila taman bacaan punya rooftop? Salam literasi #TBMLenteraPustaka #TamanBacaan #BacaBukanMaen #RooftopTamanBacaan

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *