Selamat Jalan Bang Ojol, Ketika Negara Tidak Literat Melindas Rakyatnya Sendiri

Kisah pilu melanda keluarga Bang Ojol yang tewas ditabrak dan dilindas kendaraan rantis Brimob. Bang Ojol pun meninggal dunia, sebagai bukti “matinya” demokrasi di negeri ini. Bisa-bisanya polisi secara brutal dan biadab, rantis berjalan kencang menabrak dan melindas Bang Ojol yangsudah berlari untuk menyelamatkan diri. Tapi apa boleh buat? Otak kekerasan dan penindasa terhadap rakyat sudah menjadi doktrin polisi. Tidak lagi menyagomi dan melindungi.

 

Polisi sudah kehilangan hati nurani. Sama sekali tidak lagi melindungi rakyatnya. Mengerikan hidup di negara begini. Yang tidak bersalah dilindas, yang lemah ditindas, yang protes dibilangg tolol sedunia. Dan yang disuruh jadi wakil rakyat malah memusuhi rakyatnya. Duka demokrasi melanda negeri ini. Luka rakyat kian merambat.

 

Selamat jalann Bang Ojol, sang tulang punggung keluarga. Bang Ojol sang pahlawan demokrasi. Begitu mudahnya Bang Ojol meregang nyawa di jalanan, akibat hilangnya hati nurani pak polisi dan di negara yang katanya demokratis. Brutal dan biadab, sangat pantas disematkan pada pak polisi.

 

Hannah Arendt dalam buku “On Violence” sudah tercantum. Negara yang menyamakan kekerasan dengan kekuasaan adalah salah. Karena tidak ada kekuasaan yang dibangnun oleh kekerasan. Semuanya akan hancur. Bagaimana mungkin negara marah pada rakyatnya? Bagaimana mungkin orang tua justru melindas anak kandungnya sendiri? Tewasnya Bang Ojol, jadi bukti tindakan kekerasan masih ada di negeri ini. Suara rakyat terhalang kebrutalan. Suara rakyat bisa jadi tinggal kenangan.

 

Ditabrak dan dilindas rantis Brimob, bikin hati rakyat runtuh, Begitu kejamnya pak polisi pada rakyatnya. Kini, rakyat hanya bisa berharap kepada Tuhan sebab berharap pada negaranya seperti menatap kosong setipa hari. Esok, siapa lagi yang jadi korbannya? Aparat yang tidak literat, negara yang sama saekali tidak literat. Selamat berkabung untuk demokrasi di negeri ini!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *