Pelajaran dari Umroh Januari 2026

Oplus_131072

Pengalaman umroh bersama istri di awal Januari 2026 ini, kian menegaskan keyakinan bahwa hidup diatur Allah SWT (Tuhan). Apa-apa yang Allah sudah mulai, pasti akan disempurnakan-Nya. Tetap waktunya, tepat jumlahnya, dan tepat sasarannya. Lantas, kenapa masih ada yang belum yakin?

Sementara di realitas, tidak sedikit orang yang berharap dan bersandar kepada orang lain (bukan Tuhan). Bergantung sesuatu pada orang lain karena ada maunya. Apalagi mengharapkan orang lain gagal hanya menurut pikiran dan perasaannya. Hingga lupa bertanya, memangnya kita ini siapa?

Hidup, tidak semua hal berjalan sesuai rencana kita, dan itu bukan berarti buruk. Dan sukses atau berhasil pun bukan karena kita tapi karena Allah, maka akan menjadi ujian untuk kita. Terkadang, penundaan adalah bentuk perlindungan. Terkadang, kegagalan adalah jalan menuju yang lebih baik.

Hanya Tuhan, dan hanya Tuhan yang tahu kapan waktu yang tepat untuk segalanya. Percaya pada rencana-Nya adalah bentuk tertinggi dari iman. Jangan terus bertanya “kenapa”, tapi cobalah berkata “saya percaya”. Bahwa semuanya diatur Tuhan, diatur Allah bukan diatur manusia lain.

Saat kita merasa tidak punya apa-apa, Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk menerima lebih. Iman bukan berarti hidup tanpa masalah, tapi yakin bahwa kita tak pernah sendiri. Selalu ada Tuhan yang memberi jalan bahkan memudahkan segala urusan. Asal percaya dan mau berserah diri kepada-Nya.

Maka, jangan hidup dari opini dan omongan orang. Hiduplah dengan apa yang disuka dan dimau Tuhan. Teruslah melangkah meski belum tahu ujungnya. Tuhan bekerja dalam diam, tapi hasil-Nya selalu nyata. Percayalah, semua akan indah pada waktunya. #UmrohLagi #CatatanUmroh #PegiatLiterasi

Exit mobile version