Berbuat Tanpa Perlu Sorotan

Oplus_131072

Banyak orang mengukur kesuksesan dari materi atau kinerja. Bahkan tidak sedikit yang menyebut sukses karena diketahui orang banyak dan dijadikan bahan diskusi. Katanya succes story. Sharing dan berbagi kisah sukses di mana-mana. Setelah itu, merasa sudah jadi role model atau motivator. Serem nggak sih zaman begini?

 

Apalagi di era media sosial, semua hasil yang baik seakan harus dapat validasi dari orang lain. Berhasil karena diakui banyak orang. Maka wajar banyak orang merasa harus memamerkan setiap keberhasilan agar dianggap berhasil. Merasa perlu memberi tahu, bahwa dia sudah melakukan yang hebat. Apa iya begitu? Lupa, bahwa tidak semua hal perlu dipamerkan. Tidak semua capaian layak diumbar.

 

Sukses atau berhasil itu relatif. Dari mana sudut pandangnya. Dan nilai sebuah pencapaian sama sekali tidak diukur dari seberapa banyak orang yang mengetahuinya. Tapi soal komitmen dan konsistensi saja. Seberapa komitmen untuk fokus pada bidangnya? Seberapa konsisten tindakan atau perilaku untuk mengerjakannya? Asal tetap komit dan konsisten sudah cukup walau tidak ada yang mengetahuinya.

 

Mungkin kita hampir lupa. Sukses atau berhasil yang hakiki sering kali lahir dari diam. Keberhasilan dalam sepi. Proses dijalani dalam sunyi, kerja keras tanpa sorotan, dan doa yang tidak dipublikasikan. Semua itu justru memiliki kekuatan yang lebih dalam. Tetap rendah hati untuk menjaga agar tetap fokus pada tujuan, bukan pada pujian.

 

Tanpa pujian tanpa orang tahu, apa yang menjadi komitmennya dijalani. Sepenuh hati dan menjunjung tinggi privasi sebagai kekuatan terselubung. Lagi-lagi, tetap komitmen dan konsisten pada jalannya. Tidak perlu semua orang tahu. Tentang rencana, perjuangan, atau pencapaian kita. Sebab, semakin sedikit yang tahu, semakin besar peluang kita melangkah tanpa gangguan.

Maka rawatlah komitmen dan konsistensi yang baik, soal apapun. Lakukan apapun yang baik dan bermanfaat tanpa perlu validasi orang lain. Biarkan nanti hasil yang berbicara dan waktu yang akan membuktikannya sendiri.

 

Jangan lupa, banyak hal besar yang layak dilakukan tanpa perlu sorotan, apalagi pujian. Karena kita melakukan apa yang memang harus dilakukan. Salam literasi!

Exit mobile version